Video Warganya Diduga Mesum Depan Kantor Bupati Viral, Kepala Desa: Mereka Hanya Bermain

INIKATA.co.id – Sepasang anak baru gede (ABG) di Kabupaten Tangerang, Banten, tertangkap kamera diduga tengah melakukan tindakan asusila di tempat umum.

Parahnya lagi, aksi tak senonoh remaja laki-laki dan perempuan itu dilakukan di hutan kota Tigaraksa di depan kantor Bupati Tangerang.

Baca juga:

PLN Kerahkan 4.910 Personil Amankan Sistem Kelistrikan

Adegan mesum keduanya pun viral di media sosial dan mendapat kecaman banyak orang.

Pasalnya, tindakan asusila tersebut dilakukan keduanya pada sore hari. Saat kawasan Puspemkab Tangerang masih ramai dikunjungi masyarakat.

Dalam video yang beredar terlihat gadis remaja yang mengenakan rok dan kerudung hitam tengah duduk dipangkuan remaja laki-laki.

Baca juga:

Gara-gara Tidak Diberi Rokok, Dua Pemuda ini Injak-injak Temannya Hingga Terluka

Sembari terus dipangku si gadis terlihat bergoyang layaknya sedang melakukan hubungan intim meski tak sadar ada kamera yang merekam aksi mesum keduanya.

Usai video mesum sepasang remaja itu viral di medsos, Satpol PP Kabupaten Tangerang bergerak cepat mencari kedua pelaku.

Dari penelusuran kedua remaja itu merupakan warga Jambe, Kabupaten Tangerang. Meski begitu kepala desa setempat membantah keduanya tengah melakukan asusila.

“Saat kita temui ternyata kedua pelaku pemeran video tersebut diketahui masih di bawah umur,” kata Kasatpol PP Fachrul Rozi, dikutip FIN Minggu 27 Mei 2023.

Menurut Kasatpol PP, pihaknya sudah bertemu keluarga para remaja tersebut. Pihak keluarga masing-masing pelaku itu pun sudah kami lakukan mediasi di Kantor desa setempat.

Kata Fachrul pihak keluarga sudah meminta maaf atas kelakuan kedua anak dalam video itu.

“Yang jelas ini menjadi pelajaran buat kita semua, termasuk pihak orang tua dan sekolah dalam pengawasan, pembinaan dan cara mendidik anak-anaknya,” ujarnya.

Agar tidak terulang kembali, Facrul menegaskan, pihaknya akan meningkatkan pengawasan khususnya di wilayah pusat Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Pasalnya patroli rutin sudah sering dilakukan. Namun, pada saat kejadian personil sedang melakukan kegiatan penegakan Perda dan pengamanan di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Jumlah personel Satpol PP terbatas. Saat kejadian tersebut juga sedang ada beberapa kegiatan yaitu pengamanan keberangkatan calon jamaah haji, penertiban PKL di Teluknaga,” jelasnya.

“Dan peninjauan rencana revitalisasi Pasar Kutabumi serta menindaklanjuti laporan dari masyarakat Kecamatan Sindang Jaya dan Rajeg, perihal pembakaran sampah bekas limbah yang mengganggu Trantibum,” sambungnya.

Kepala Desa Ranca Buaya, Supandi, juga mengatakan, persoalan dugaan tindakan asusila oleh dua remaja itu telah dimediasi.

Menurutnya, kedua pelaku tidak melakukan hubungan badan seperti yang ada di video.

“Setelah kami lakukan mediasi kepada dua pelaku, mereka mengatakan bahwa mereka hanya bermain di taman dan tidak sedang melakukan perbuatan asusila pada saat itu,” tandasnya. (Fajar/Inikata)