Disbud Makassar dan Pemerhati Benda Pusaka Lakukan Pencucian Benda Pusaka

MAKASSAR, INIKATA.co.id – Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Makassar bersama dengan para pemerhati benda pusaka, Seni dan Budaya Sulawesi Selatan melakukan pencucian senjata pusaka sebagai tradisi adat leluhur.

Tradisi pencucian yang dilakukan ini merupakan pencucucian benda-benda pusaka yang melekat pada badan para pemerhati benda pusaka yang dilakukan setiap tahun.

Baca juga:

Capaian SPI KPK 2022, Wajo Tertinggi di Sulsel

“Benda pusaka yang dicuci itu sifatnya benda pusaka pribadi yang melekat pada diri, kalau bahasa bugisnya ‘Ditappi’, rata – rata itu pusaka Badik,” Kata Ketua Panitia pelaksana, Andi Arfan Andi Idjo saat ditemui di lokasi acara, Kamis (25/5/2023).

Ia mengatakan pencucian benda pusaka yang melekat pada pribadi sebagai bentuk memperlihatkan benda pusaka dan saat dicabut harus dilakukan ritual.

“Ini adalah hanya untuk memperlihatkan kepada masyarakat bahwa inilah yang namanya pusaka, ketika pusaka itu dikeluarkan dari sarugnya dilangsung dikeluarkan ada ritual-ritual musti dilakukan seperti itu, ini juga adalah kebiasaan leluruh kita, bahwa ketika dia mengeluarkan atau menurunkan pusakanya dia harus melakukan ritual,” sebutnya.

Andi Arfan menyebutkan makna sendiri dari pencucian benda pusaka pribadi tersebut adalah makna benda pusaka tersebut menyatu dengan tubuh pemake.

“Maknanya sendiri Bahwa sanya pusaka dengan diri kita itu selalu menyatu, apa yang ada dibesi itu harus sepaham dengan jiwa kita,” kata dia.

Arfan menambahkan dalam pencucian benda pusaka tersebut akan dihadiri sebanyak 92 lembaga pemerhati benda pusaka hingga komunitas.

“Ada 92 Lembaga yang akan hadir nantinya, baik dari Komunitas dan lain-lain yang sudah berbadan hukum,” terangnya.

Selain dihari Lembaga pemerhati benda pusaka, pada acara pencucian benda pusaka itu juga nantinya hadir para kejaraan di Sulsel.

“Para raja akan hadir, seperti Raja Gowa, Datuk luwu, pemangku adat kerajaan Bone dan kerajaan yang ada di sulsel, kita harap kegiatan ini bisa berjalan dengan sukses,” tutupnya.

Diketahui, kegiatan Gebyar Budaya 2023, Ritual A’Rapungang Annossoro Dinas Kebudayaan Kota Makassar dilakukan di anjungan Pantai Losari Makasar (City Of Makassar), Jumat 26 Mei 2023 Besok. (**)