Bus Trans Mamminasata Tak Diminati Warga, DPR Marah dan Sampaikan Ancaman

INIKATA.co.id – Anggota Komisi V DPR RI, Hamka Baco Kady mengungkapkan jika saat ini Kota Makassar terus berupaya mengatasi peningkatan jumlah kendaraan bermotor yang beroperasi di jalan dengan memberikan alternatif transportasi.

Ia mencontohkan terkait pengoperasian Trans Mamminasata atau Teman Bus dengan skema Buy The Service (BTS) merupakan langkah konkret pemerintah dalam menyediakan pelayanan angkutan umum massal yang efisien, efektif dan terjangkau bagi masyarakat.

Baca juga:

dr. Udin Malik Kunjungan Anak Derita Stunting di Makassar

Terutama untuk mengurangi jumlah kendaraan bermotor yang beroperasi di jalan.

“Kami berharap Kementerian Perhubungan agar dapat melaksanakannya dengan optimal. DPR RI mendukung sepenuhnya untuk program BTS di Sulawesi Selatan dimana menjadi salah satu daerah prioritas,” kata Hamka di Makassar sesaat lalu.

Selain itu ia juga mendorong adanya peralihan dari penggunaan kendaraan pribadi terutama motor ke transportasi umum dan juga meningkatkan keterisian pada Trans Mamminasata.

Baca juga:

Pengamat: Dishub Sulsel Tak Serius Kelola Bantuan Bus Mamminasata dari Pemerintah Pusat

“Untuk mendukung hal ini maka perlu beberapa pembenahan terutama sosialisasinya agar kenyamanan, keamanan dan keselamatan di jalan bisa terwujud” tambahnya.

Di samping itu, Hamka juga menyoroti efektifitas Trans Mamminasata atau Teman Bus yang nampaknya kurang menjadi pilihan masyarakat dalam bertransportasi.

“Tolong diperhatikan. Jangan sampai mobil ini mubazir. Karena setiap saya pulang ke Makassar, saya lihat bus ini selalu kosong, tidak ada isinya,” cetus Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI ini.

Ia mengungkapkan anggaran yang digelontorkan untuk angkutan massal di seluruh Indonesia mencapai lebih dari Rp500 miliar setiap tahunnya, sudah termasuk di Kota Makassar.

“Uang itu investasi negara. Makanya saya marah lagi kemarin. Kalau perlu saya gunakan hak saya, saya tidak kasih lagi anggaran,” lugasnya. (Fajar/Inikata)