Kondisi Alam yang Sulit jadi Faktor Lambatnya Penyelamatan Pilot Susi Air

INIKATA.co.id – Lokasi penahanan pilot Susi Air di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, hingga saat ini belum terdeteksi. Namun, Satgas Damai Cartenz saat ini masih terus mendalami lokasi penahanan pilot berkebangsaan Selandia Baru tersebut.

Dikutip dari Antara, Kasatgas Damai Cartenz Kombes Pol. Faizal Rahmadani, mengatakan bahwa timnya masih terus mencari dan mendalami lokasi di Kabupaten Nduga, diduga tempat pilot Susi Air ditahan.

Baca juga:

PLN Corporate University Raih Akreditasi Corporate Learning Improvement Process

“Pencarian terus tidak saja oleh tim Satgas Damai Cartenz, tetapi juga anggota TNI,” kata Kombes Pol. Faizal yang mengaku baru kembali dari Kenyam, Ibu Kota Kabupaten Nduga, Sabtu (20/5).

Hingga kini, kata dia, tim belum bisa memastikan lokasi pilot Philip yang berkebangsaan Selandia Baru ditahan.

Diungkapkan pula bahwa sulitnya upaya pencarian itu disebabkan kondisi geografi wilayah yang harus benar-benar diperhitungkan, termasuk keberadaan KKB di wilayah itu.

Baca juga:

Satgas Damai Cartenz Tangkap Anggota KKB, DPO Pembakaran Camp

Walaupun kondisi alam yang cukup sulit di samping adanya gangguan KKB, dia menegaskan bahwa hal itu tidak menyurutkan upaya TNI/Polri untuk mencari guna membebaskan sandera.

Untuk menghindari aparat keamanan, KKB pimpinan Egianus Kogoya yang menawan pilot Susi Air sejak 7 Februari itu sering kali berpindah tempat.

“Mudah-mudahan kami segera menemukan dan membebaskan pilot Philip Mark Mehrtens dari tangan KKB,” kata mantan Direskrimum Polda Papua itu.

KKB selain menawan Philip Mark Mehrtens juga membakar pesawat sesaat setelah mendarat di lapangan terbang Paro, Kabupaten Nduga. (JawaPos/Inikata)