KPU Sulsel Ingatkan Parpol Segera Daftarkan Bacalegnya

INIKATA.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan mengingatkan partai politik peserta pemilihan umum (pemilu) 2024 untuk segera menyerahkan Daftar Calon Sementara (DCS).

Pasalnya, sejak dimulainya pendaftaran pada 1 Mei 2023 kemarin, hingga saat ini baru dua parpol yang menyerahkan DCS nya, kedua Parpol itu adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Baca juga:

Perhatian Muhammad Fauzi Untuk Luwu Raya Mendapat Apresiasi

“Kami berharap kepada partai politik dan bakal calon DPD untuk cepat datang dari awal bukan  injury time,” kata Ketua KPU Sulsel, Faisal Amir saat ditemui di KPU Sulsel, Selasa (10/5/2023)

Dirinya menyebutkan jika menyerahkan lebih awal, Parpol peserta pemilu tersebut masih memiliki waktu melakukan perbaikan, seperti PKS yang sebelumnya baru sebagian DCS mendapatkan persetujuan dari DPP sehingga melakukan perbaikan.

“Kalau cepat datang dan masih ada kekurangan masih bisa melakukan perbaikan kalau ada perbaikan,” ujarnya.

Baca juga:

Per Hari ini, Pendaftar Calon Anggota KPU Sulsel Capai 684

Disinggung jika Parpol datang  injury time. Mantan ketua KPU Takalar ini menyebutkan kedatang Parpol ke KPU yang dihitung, jangan sampai di hari terakhir mereka datang apalagi saat malam hari. “Kedatanganya dihitung,” ucapnya.

Faisal menyebutkan juga jika proses pendaftaran bacaleg pada 2019 dan 2024 sagat berbeda, Pemilu 2019 lalu pengurus Parpol tingkat Kabupaten/kota dan provinsi membawa berkas ke KPU masing-masing. Tapi saat ini menggunakan Silon.

“Salah satu mekanisme yang harus diselesaikan dulu di Silon dan ada persetujuan dari DPP (Partai). kami menindaklanjuti pendaftaran setelah mendapatkan persetujuan dari DPP Partai,” jelasnya.

Jika ada kendala yang terjadi seperti PKS beberapa hari lalu, dia diminta untuk melakukan komunikasi dengan DPP.

“Ketika ada seperti (belum mendapatkan persetujuan DPP) kami mempersilahkan partai politik melakukan komunikasi DPP.Kalau tuntas tingkat lokal, tinggal teksi persetujuan dari DPP,” jelasnya.(rik)