Ferry Irawan Dituntut 1,5 Tahun Penjara Atas Kasus KDRT Terhadap Venna Melinda

INIKATA.co.id – Jaksa penuntut umum menuntut terdakwa kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) Ferry Irawan dengan tuntutan satu tahun enam bulan (1,5 tahun) penjara. Tuntutan disampaikan dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu (3/5).

Jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri Kota Kediri Yuni Priyono mengatakan, tuntutan 1,5 tahun penjara itu dikaji dari unsur dakwaan yang terbukti sah dan meyakinkan.

Baca juga:

Dianiaya Leon Dozan Bikin Rinoa Aurora Trauma

”Ini tadi agenda persidangan pembacaan surat tuntutan dari penuntut umum. Bahwa di dalam surat tuntutan itu intinya tim yakin unsur dakwaan yang didakwakan terdakwa terbukti sah dan meyakinkan menurut hukum. Maka penuntut umum menuntut setimpal dengan perbuatannya, satu tahun enam bulan,” tutur Yuni Priyono seperti dilansir dari Antara.

Dia menjelaskan, terdapat beberapa hal yang memberatkan. Di antaranya terdakwa sudah pernah dihukum. Selain itu, akibat perbuatan terdakwa, korban menderita baik fisik dan psikis.

”Yang meringankan bersikap sopan. Dia juga mengikuti persidangan dengan tertib sehingga memperlancar jalannya persidangan,” ucap Yuni Priyono.

Baca juga:

Marah Besar ke Venna Melinda, Ibunda Ferry Irawan Tak Terima Barang Milik Anaknya Dipamer

Sementara itu, kuasa hukum Ferry Irawan, Epi Fani Rahmat Gunadi, keberatan dengan tuntutan jaksa penuntut umum dalam kasus kliennya. Tuntutan itu dinilai berlebihan.

”Dari kami menilai terlalu berlebihan. Kami akan pembelaan di pleidoi Selasa pekan depan. Nanti kita tunggu saja,” kata Epi Fani Rahmat Gunadi.

Sidang perkara KDRT dengan terdakwa Ferry Irawan terhadap istrinya, aktris sekaligus politikus Venna Melinda akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembelaan. Dalam sidang sebelumnya, terdakwa Ferry Irawan yang didampingi dua penasihat hukum yakni Febi Fani Rahmat Gunadi dan Michael Pardede memberikan pembelaan, seperti tabiat buruk Venna Melinda jika mengalami depresi akan melakukan tindakan menyakiti diri sendiri hingga percobaan bunuh diri.

Selain itu, Ferry Irawan juga mengungkapkan tindakan istrinya yang pernah melakukan kekerasan terhadap dirinya sebelum peristiwa yang terjadi saat menginap di hotel Kota Kediri. Istrinya tersebut pernah menyakitinya dengan melakukan pemukulan hingga mengakibatkan mulutnya berdarah.

Disebutkan juga, dirinya telah beberapa kali dikurung istrinya di dalam kamar yang dikunci dari luar tanpa diberi makan sampai beberapa jam. Saat ini, Ferry Irawan masih ditahan di Lapas Kelas II A Kediri hingga proses hukum selesai. Proses sidang di Kediri, sesuai dengan lokus kejadian. (Fajar/Inikata)