Kesbangpol Tawari Mahasiswa Sulsel Terdampak Konflik Sudan Kuliah di UIN Alauddin Makassar

MAKASSAR, INIKATA.co.id — Kloter ketiga, penjemputan warga yang terdampak konflik Sudan dari berbagai daerah di Sulsel telah dilakukan di Kantor Gubernur, Rabu (3/5/23).

Setidaknya ada 13 warga yang kesemuanya merupakan mahasiswa penerima beasiswa Sudan.

Baca juga:

Suara PPP Malah Merosot, Posisi Sandiaga Uno Bakal Dievaluasi

Kepala Kesbangpol Sulawesi Selatan, Muhammad Firda saat ditemui mengungkapkan setidaknya pemerintah provinsi telah memulangkan 39 warga Sulsel.

“Kloter pertama itu ada 16. Kedua ada 10. Sedangkan ketiga dan empat kita gabung jadi semua 39,” katanya.

Dia bilang, data tersebut pihaknya peroleh langsung dari Kementerian Luar negeri dan diverifikasi dari kementerian dalam negeri.

“Data kita dari Kemenlu yang diverifikasi dari menteri dalam negeri. Itulah yang keluar jadi tidak ada data lain. Jadi kita hanya verifikasi data dari sana,” lanjutnya.

Sementara itu, Kasbangpol telah lakukan audiensi dengan pemerintah pusat terkait mahasiswa yang hendak melanjutkan kuliahnya.

Untuk itu, Firda menawarkan untuk memfasilitasi jika mereka ingin melanjutkan kuliah, salah satunya di UIN Alauddin Makassar.

” Kami menawarkan mahasiswa, kita akan memfasilitasi yang mau kuliah di sini kalau Sudan belum aman. Kita juga tidak mau provokasi. Kita beri kebebasan,” katanya.

Untuk itu, pihaknya kini tengah memfokuskan untuk melakukan audiensi bersama Rektor UIN Alauddin Makassar, Hamdan Juhannis terkait regulasi.

“Saya sudah komunikasi dengan pak rektor UIN tapi beliau ada di Surabaya. Senin akan ketemu mau bicara regulasi. Belum final . Sekiranya ada 25 orang yang mau melanjutkan di sana,” pungkasnya. (afni)