Bek Asing jadi Incaran PSM Makassar, jadi Duet Yuran Fernandes

INIKATA.co.id – PSM Makassar yang berstatus sebagai juara bertahan Liga 1 Indonesia di musim depan, sekaligus tim yang akan berlaga di kompetisi Asia tentunya butuh tambahan pemain.

Terlebih untuk lini pertahanan, manajemen PSM dikabarkan mencari tandem yang pas untuk Yuran Fernandes di musim depan.

Baca juga:

Uji Coba Lawan Persik Kediri, Pelatih PSM Makassar Pakai Taktik Baru

Nama-nama pemain lokal sebelumnya seperti Agung Mannan, Erwin Gutawa dan Syamsuddin Tahar dinilai belum maksimal.

Maka dari itu, pemain asal Cape Verde itu masih butuh pemain bertahan lain yang sepadan dan dapat membentuk benteng yang lebih kokoh.

Pemain yang dinilai cocok berduet dengan Yuran Fernandes itu ialah Kike Linares.

Baca juga:

Diduga Mau jadi Admin Judi Online di Filipina, Imigrasi Amankan Warga Singkawang

Peluang Kike Linares bergabung dengan PSM Makassar sangat terbuka lebar.

Terlebih pemain berposisi asli sebagai bek tengah itu kontraknya akan berakhir bersama Lamphun Warriors FC pada 31 Mei 2023.

Ini menjadi lampu hijau bagi PSM Makassar bila ingin mendatangkan bek berpaspor Filipina itu.

Apalagi dikabarkan, Kike Linares belum menemui kata sepakat dengan klub lamanya mengenai negosiasi kontrak.

Sehinga, potensi PSM Makassar mendapatkan Kike Linares dengan status free transfer terbuka lebar.

Gayung bersambut untuk PSM Makassar, Ketua Umum PSSI Erick Thohir meminta kepada klub Liga 1 untuk segera menyepakati kuota pemain asing musim depan.

Yang rencananya menggunakan format 5 pemain Internasional dan 1 pemain Asia.

“Kembali saya meminta klub dan liga segera memutuskan kesepakatan yang mereka usulkan kepada kami di PSSI,” kata Erick Thohir dalam keterangannya, Jumat (28/4/2023).

Sejumlah klub Liga 1 mengusulkan kuota pemain asing ditambah. Kuota pemain asing menjadi 5+1 untuk musim depan dengan 5 pemain asing Internasional dan satu dari Asia atau Asia Tenggara.

Penambahan itu agar sesuai standar kompetisi Asia (AFC). Dengan harapan agar klub-klub yang bermain di kompetisi Asia nantinya dapat bersaing seperti klub top dari negara lainnya. (Fajar/Inikata)