Pembangunan Sport Center Untia 2 Hektare Pohon Mangrove Penyumbang Karbon Bakal Hilang, Pemkot Siapkan Lahan Penganti

MAKASSAR, INIKATA.co.id – Rencana pembangunan Sport Center Untia Pemerintah Kota Makassar hingga saat ini sudah masuk pada proses presentasi pemaparan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) rencana pembangunan Sport center tersebut.

Pembangunan sport center Untia yang rencana terdapat Stadion dan Sirkuit balap motor Grid (B) dibangun dilahan Pemkot Makassar yang saat ini terdapat pohon Mangrove dan rencana Mangrove tersebut bakal ditebang saat pembangunan nantinya.

Baca juga:

Camat Biringkanaya Komitmen Jaga Ketertiban

Hal itu diungkapkan, Haris Djalante Konsultan Pembangunan Sport Center Untia saat memaparkan Amdal sport center Untia yang dilaksanakan di Ruang Sipakale’bi Balaikota Makassar, Jumat (28/4/2023).

“Pembangunan Sport center nanti akan di bangun di Untia, karna pembangunan ini mengenai Mangrove maka akan di tebang, luasannya sekitar 2 hektar,” Kata Aris Jalante.

Ia menyebutkan pohon mangrove yang ditebang tersebut merupakan mangrove yang masuk dalam lahan Pemkot Makassar dan Mangrove yang telah ditebang akan dilakukan pergantian dengan penanaman Mangrove dilokasi yang telah disiapkan.

Baca juga:

Basarnas Bakal Kerahkan Tim Penyelam untuk Pencarian Nelayan hilang di Sekitar CPI Makassar

“Kita akan menebang pohon (Mangrove) dikawasan (Pemkot Makassar) sendiri dan nantinya akan diganti dilokasi yang telah disiapkan,” tuturnya.

Bahkan, Kata dia penggantian Mangrove yang telah ditebang tersebut dilakukan dengan jumlah yang besar mencapai 3 kali lipat dari aturan yang telah ditetapkan.

“Kita sudah selidiki ini lahan dan Mangrove yang ditebang Bukan Kawasan Lindung dan nanti ita ganti 3 kali lipat dari luasan Mangrove yang hilang dan nanti yang bertanggungjawab disini adalah Pemkot Makassar,” terangnya.

“Saya juga sudah meminta pihak Dispora Makassar untuk Berkoordinasi dengan pihak BPDASHL (Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Jeneberang Saddang) yang menanam dilahan ini,” tambahnya.

Sementara, Plt Kadis DLH Kota Makassar, Ferdi mengatakan pihaknya akan melakukan pengawasan semaksimal mungkin terkait penerapan Amdal dalam pembangunan sport center Untia tersebut.

“Tentunya kami akan konsisten dan lakukan peninjauan terkait penerapan Amdal ini di lapangan nantinya dan termasuk penekanan tentang RTH yang hilang,” Sebutnya.

Disisi lain, Ketua Forum Komunitas Hijau Makassar, Ahmad Yusran meminta Pemkot Makassar tidak main-main terkait persoalan pohon Mangrove yang nantinya akan terdampak pada pembangunan Gor tersebut lantaran akan merusak penyediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Makassar yang saat ini sangat minim.

“Tentunya harus diperhatikan kalau ini (Mangrove) ditebang ini akan berdampak pada RTH Kota Makassar, apalagi kawasan tersebut akan dibangun Sirkuit Polusi udara dan (Racun) Gas Motor akan mengancam,” Kata dia.