Resmi jadi Tersangka, Haris Yasin Limpo Terancam 20 Tahun Penjara

MAKASSAR, INIKATA.co.idHaris Yasin Limpo (HYL) telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus korupsi pengelolaan anggaran Lingkup Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar, Selasa (11/4/2023).

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, Yudi Triadi mengatakan bahwa yang bersangkutan terancam hukuman pidana penjara selama 20 tahun.

Baca juga:

dr. Udin Malik Kunjungan Anak Derita Stunting di Makassar

“Ancaman hukuman kita ketahui bersama pasal 2 (Ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-undang RI Nomor: 31 tahun 1999) ancaman 20 tahun penjara,” kata Yudi saat ditemui di Kantor Kejati Sulsel sore tadi.

lanjut, ia menjelaskan HYL dan Iriawan ditetapkan sebagai tersangka setelah didapati 2 alat bukti keterlibatannya dalam korupsi penggunaan dana PDAM Kota Makasar untuk pembayaran Tantiem dan bonus jasa produksi tahun 2017 hingga 2019 serta premi asuransi dwiguna jabatan walikota dan wakil Walikota tahun 2016 hingga tahun 2019.

“Haris Yasin Limpo ditetapkan jadi tersangka berdasarkan surat penetapan tersangka Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Nomor :91/P.4/Fd.1/04/2023 tanggal 11 April 2023 Iriawan Abdullah berdasarkan penetapan tersangka Nomor :92/P.4/Fd.1/04/2023 tanggal 11 April 2023,” ungkap yudi Selasa (11/4/2023).

Baca juga:

Jadwal Sidang Adik Mentan SYL Keluar Pekan Depan

Sebelum digiring ke Lapas Kelas 1 Makassar, penyidik melakukan pemeriksaan Kesehatan covid-19 kepada para tersangka. Keduanya ditahan berdasarkan surat perintah penahanan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel Nomor: Print- 63/P.4.5/fd.1/04/2023 tertanggal 11 April tahun 2023 dan surat perintah penahanan nomor : Print- 64/P.4.5/fd.1/04/2023 tertanggal 11 April tahun 2023.

Adapun kedua tersangka ditahan selama 20 hari terhitung sejak tanggal surat penahanan di layangkan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. (Awal)