Pengamat Sebut Ridwan Kamil Dongkrak Elektabilitas Golkar

INIKATA.co.id – Pengamat politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Sukri Tamma menilai, capaiyan Golkar pada hasil survei tersebut tidak terlepas dari bergabungnya Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil beberapa waktu lalu.

Kata dia, sosok Ridwan Kamil memiliki sosialisasi tinggi, sehingga membawa efek positif untuk Partai yang dimasuki.

Baca juga:

Andi Ina Yakin PKB Tidak Biarkan Dirinya Jalan Sendiri di Pilkada Barru

“Ridwan Kamil itu salah satu aktor yang memiliki jiwa sosialisasi yang tinggi, sehingga bawa pengaruh positif untuk partai terutama Golkar itu sendiri,” ujarnya, Senin (27/2/2023) kemarin.

Kata Sukri, sosialisasi yang dilakukan Ridwan Kamil bisa meningkatkan elektabilitas terhadap partai Golkar. “Kalau dilihat, Ridwan Kamil ini memberi dampak pada elektabilitas Golkar dan juga Airlangga,” kata Sukri.

Dampak positif yang diberikan oleh Ridwan Kamil, lanjut Sukri memberikan keuntungan pada Partai Golkar. “Lagi Lagi saya katakan, masuknya ridwan kamil ini memberikan suatu keuntungan kepada Partai,” lanjutnya.

Sebada, dilansir dari JPNN, Pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Surokim Abdussalam menilai kenaikan suara RK sangat mengejutkan kendati masih sejalan dengan tren politik yang cenderung ke arah anak muda.

“Mengejutkan, angka elektabilitasnya Mas RK. Sungguh naik signifikan dan cukup mengagetkan. Hal ini sejalan dengan tren politik yang kian muda dan egaliter, kecenderungan memilih tokoh muda, kreatif, dan dekat netizen kian signifikan,” tegas Surokim, Kamis (23/2/2023) lalu.

Ridwan Kamil yang bergabung dengan Golkar pada Januari lalu dinilai mampu memenuhi kebutuhan para muda sehingga diterima di kalangan mereka.

Selain itu, latar belakang profesi, keluarga, dan karier politik RK menjadi magnet bagi publik muda. “Bisa jadi Mas RK juga tidak terlalu elitis dan masyarakat membutuhkan calon alternatif yang dekat dengan mereka,” ujar Surokim.

Selain itu, RK juga dipandang lebih berani bersuara terkait Pemilu 2024. Belum lagi RK dipandang sebagai sosok kunci di Jawa Barat yang punya banyak konstituen.

“Apalagi akhir-akhir ini Mas RK juga sudah berani speak-up bersedia running ikut pilpres, juga bisa jadi menambah pilihan Mas RK. Ditambah basis pemilih Jabar juga signifikan dalam konstelasi nasional,” tegas Surokim.(**/mg1)