dr. Udin Malik Pimpin Pokja 2 TP PKK Kota Makassar

INIKATA.co.id,- Ketua Forum Kemanusiaan Kota Makassar, Dokter Udin Malik dikukuhkan sebagai pengurus antar waktu TP PKK Kota Makassar. Dia dikukuhkan bersama sejumlah jajaran pengurus antar waktu lainnya, di Ruang Sipakatau Balai Kota Makassar, Jumat (24/2/2023).

Dokter Udin dikukuhkan sebagai Ketua Kelompok Kerja (Pokja) 2 yang banyak berfokus pada pendidikan serta pemberdayaan ekonomi keluarga. Dia memaparkan sejumlah program kerja yang sudah disusun. Setidaknya, ada 3 program utama yang bakal dilaksanakan tahun ini.

Baca juga:

Amdal Pembangunan Jalur KA Makassar-Parepare Bakal Direview

Program pertama adalah melakukan pembinaan dan pengembangan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas keterampilan dan wirausaha ibu rumah tangga sehingga mampu menambah penghasilan keluarga.

“Sasaran program ini adalah ibu rumah tangga yang ingin atau telah memiliki usaha rumahan. Tentu kita membedakan dengan UMKM yang sudah established sehingga kita bisa menumbuhkan bibit-bibit usaha baru,” katanya.

Kemudian, program kedua adalah pelatihan pemasaran produk di era digital. Program ini dinilai cukup penting mengingat pemasaran produk saat ini tidak hanya dilakukan secara offline, melainkan online.

Baca juga:

Sejahterakan Masyarakat Kota Makassar, Baznas Teken MoU dengan FKKM

“Ini perlu segera kita kembangkan. Sosial media terus berkembang jadi masyarakat juga perlu up to date dengan dinamika sosial media yang ada. Tujuan program ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga terhadap ilmu pemasaran, baik itu prooduk barang atau jasa di berbagai platform sosial media,” papar dr. Udin.

Program ketiga adalah program pendidikan dan keterampilan atau Dilan. Pada program ini, akan ditunjuk satu rumah yang bakal menjadi sebuah galeri sekaligus pembinaan kemasan.

“Di situ nanti kita akan memajang dan mendisplay produk. Rumahnya juga nanti kita akan kurasi bagaimana bentuknya, bagaimana penataannya supaya bisa jadi rumah Dilan dan rumah kemasan,” pungkasnya. (**)