Ancaman Banjir Rel KA Jalur Makassar, Pemprov Sulsel Ingatkan: Belajar dari Sebelumnya

INIKATA.co.id – Ancaman banjir terhadap rencana pembangunan rel kereta api jalur Makassar dengan konsep at grade mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Fungsional Pengendali Dampak Lingkungan Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH) Sulsel, Fachrie Rezka Ayyub mengatakan banjiri di kabupaten Barru beberapa hari lalu harus menjadi pelajaran sebelum dibangun di jalur Makassar.

Baca juga:

Pemerintah Kelurahan Bitowa Kecamatan Manggala, Gelar Silaturahmi Bersama Pejabat Ketua LPM Masa Bakti 2022

“Seharusnya yang kita bangun di Makassar ini kita belajar dari sebelumnya (di Barru),” ujar Fachrie, saat menjadi narasumber di Obrolan Malam Jumat (OMJ) dengan tema “Kereta Api Bawa Bencana?” di Kantor Radar Makassar, Kamis (23/2/2023).

Menurut dia, Kota Makassar saat ini marak dengan banjir dan kemacetan, sehingga perlu dipertimbangkan untuk bangun dengan konsep eleveted atau at grade.

“Karena paling mengkhawatirkan ini Makassar, Banjirnya, macetnya,” ungkapnya.

Apalagi, kata dia, pembangunan rel kereta api saat ini sudah mengakibatkan bencana. “Kalau dengan kasus tadi itu sudah ada empat kasus (akibat) KA,” jelasnya.

Ia menyebutkan, dampak yang dimaksud diantaranya banjir hingga ada menelan korban jiwa.

“Pertama mangrove di Barru, Kemudian kars Pangkep, kemudian banjir di Politani, keempat ada kematian,” ungkapnya. (**)