Bupati Wajo: Musrenbang Bukan Formalitas

INIKATA.co.id – Bupati Wajo, Amran Mahmud, menekankan agar seluruh pihak memahami betul tujuan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang). Amran menekankan, musrenbang dilaksanakan untuk menentukan kebijakan dan arah pembangunan sesuai kebutuhan dan aspirasi masyarakat.

Hal itu jadi poin penyampaian Amran saat membuka Musrenbang Kabupaten Wajo tingkat kecamatan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2024 tahun anggaran 2023 di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo.

Baca juga:

Bamperda DPRD Jatim Puji Keberhasilan DPRD Sulsel

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo untuk tema pembangunan 2024 mendatang mengusung tema Demokratisasi dan Pemantapan Ekonomi Rakyat. Tema ini disusun menggunakan pendekatan holistik-tematik, integratif, dan spasial.

Amran meminta kepada pemangku kebijakan di tiap tingkatan pemerintah bisa menyusun program bersama masyarakat dengan melihat dan memperhatikan asas manfaat.

“Saya berharap agar musrenbang ini jangan dianggap sebagai formalitas dan seremoni belaka. Tetapi, ini adalah langkah awal yang harus dilakukan dalam menentukan program dan pembangunan Wajo tahun 2024 mendatang,” ujar Amran.

Pada kesempatan itu, Ketua DPD PAN Wajo ini juga mengharapkan kepada legislator DPRD Wajo untuk bersama-sama menghadiri musrenbang kecamatan sesuai dapilnya masing-masing dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat.

“Demikian pula kepada seluruh pemangku kepentingan, saya mengharapkan peran aktif saudara-saudara sekalian dalam acara ini. Kami membuka ruang untuk berdiskusi. Saya ucapkan selamat bermusyawarah. Susun jadwal pelaksanaan di kecamatan dengan cermat agar seluruh usulan masyarakat dapat diserap dengan baik ke dalam RKPD 2024,” tuturnya.(mst)