Pengendalian PMK, Bupati Bone Serahkan Bantuan Pemotongan Bersyarat

RADAR, BONE – Sebanyak 151 ternak sapi di dua Kecamatan di Kabupaten Bone mendapat bantuan dari Kementerian Pertanian. Hal tersebut merupakan program pemotongan bersyarat dalam Pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)Tahun 2022.

Bantuan yang serahkan oleh Bupati Bone Andi Fahsar M Padjalangi kepada puluhan pemilik ternak di Kecamatan Kahu dan Kecamatan Patimpeng.

Baca juga:

Pj Gubernur Sulsel Imbau Masyarakat Manfaatkan KUR Tanpa Jaminan

“Hari ini kita menyalurkan bantuan dari Kementan kepada peternak sapi yang telah di potong bersyarat ternaknya demi menahan laju PMK,” kata Andi Fahsar.

Dikatakannya lagi, sebagai langkah strategis ternak sapinya dipotong bersyarat. “Alhamdulillah pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian memberi kompensasi sebagai wujud perhatian pemerintah bagi peternak yang mendapat musibah virus PMK,” tuturnya.

Ia berharap, dana pengganti ini sebanyak 10 juta per ekor bisa digunakan untuk usaha setidaknya bisa membeli bibit sapi kembali agar kedepan usaha peternakannya bisa berkesinambungan sesuai yang diharapkan pemerintah pusat.

Bupati Bone dua priode itu mewanti-wanti masyarakatnya agar tetap waspada pada penularan penyakit PMK. “Saya menghimbau utamanya kepada para kepala desa agar tetap mensosialisasikan tentang bahaya PMK. Apalagi, virus ini bisa menular lewat udara,” harapnya.

Kepala Bidang Kesmavet dan Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bone, Agusriady menuturkan, Sebanyak 160 ekor sapi di Kecamatan Kahu dan Patimpeng masuk program pemotongan bersyarat.

“Khusus di Kahu sebanyak 25 sapi dari delapan peternak yang mendapatkan kompensasi dengan total 250 juta. Sementara di Kecamatan Patimpeng sebanyak 126 sapi dari 45 peternak mendapatkan kompensasi dengan total 1 milyar 250 juta. Tersisa 9 ekor sapi dari empat peternak di Patimpeng yang belum terakomodir dikarenakan masih dalam tahap proses perbankan,” beber Agusriady.(lim)