Kecamatan Makassar Gelar Musrembang, Sesuaikan Usulan Masyarakat dengan RPJMD

MAKASSAR, INIKATA.co.id – Kecamatan Makassar menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2024 di Hotel Karebosi Premier, Kamis (26/1/2023).

Walikota Makassar yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum, Muh Mario Said mengatakan pelaksanaan Musrembang RKPD untuk 2024 ini dilakukan dalam rangka memaksimalkan usulan-usulan dari kelurahan.

Baca juga:

Kejari Makassar Periksa Maraton Puluhan Saksi Terkait Dugaan Korupsi Pembebasan Lahan Persampahan Kota Makassar

“Kemarin kan sudah dilakukan di kelurahan, ini dilakukan di kecamatan untuk memfilter kembali mana yang kira-kira program-program yang strategis yang sesuai dengan RPJMD yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” ujar Mario usia membuka Musrembang RKPD 2024.

Ia menekankan, usulan yang dianggap prioritas ini harus langsung dilihat oleh SKPD, terkhusus menyangkut masalah infrastruktur.

“Mungkin perlu di cek langsung apakah memang urgensinya jelas dan memang dicover atau dimasukkan di perencanaan,” jelasnya.

Ia mengatakan, sesuai dengan yang disampaikan oleh Camat Makassar, bahwa bidang penyelidikan ada pengadaan sekolah dan bagaimana pengadaan longwis.

“Ini bisa dimaksimalkan kembali terus bagaimana juga penanganan sunting sehingga gizi buruk ini bisa dikurangi. Khusunya penanganan ekonomi, kalau dia ekonomi bagus nanti stunting akan hilang,” ucap dia.

Camat Makassar, Akbar Yusuf Camat mengatakan pihaknya melakukan Musrembang RKPD 2024 untuk menetapkan skala prioritas.

“Yang jelas hari ini kita berembuk semua, semua usulan dari tingkat kelurahan, kita musyawarah untuk menetapkan mana skala prioritas dari setiap kelurahan untuk dibawa sebagai skala prioritas tingkat kecamatan,” jelasnya.

Menurut dia, pihaknya akan lakukan penyesuaian dengan program yang tertuang dalam RPJMD Walikota Makassar.

“Dan insyaallah kita akan sinkronkan antara program kegiatan yang kita juga punya di tingkat kecamatan dengan dakel yang diusulkan oleh pihak kelurahan dengan SKPD terkait,” pungkasnya. (fdl)