Dittipidkor Bareskrim Polri Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Mattoanging?

INIKATA.co.id – Wakil Direktur Direktorat Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal (Dittipikor Bareskrim) Mabes Polri, Kombes Pol Arief Adiharsa, mendatangi Kantor Gubernur Sulsel dan bertemu dengan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Andi Aslam Patonangi, Senin (16/1/2023).

Arief yang ditanya perihal maksud kedatangannya ke Kantor Gubernur Sulsel, mengaku hal itu dilakukan hanya untuk penguatan kerja sama dan tukar menukar informasi, serta terkait dukungan kepolisian terhadap Pemprov Sulsel.

Baca juga:

Kewenangan Jaksa Jadi Penyidik Kasus Tipikor Diuji ke MK, SA Institute: Bentuk Perlawanan Koruptor Kelas Kakap

“Ini lebih pada mendukung pembangunan Sulsel, dan semua hal, termasuk melakukan upaya pencegahan korupsi,” kata Arief.

Saat ditanya apakah ada kaitannya dengan pemberantasan korupsi di Sulsel, Arief menampik dan enggan berkomentar lebih jauh.

Hal senanda disampaikan Pj Sekprov Sulsel, Andi Aslam Patonangi. Ia mengatakan pertemuan itu hanya silahturahmi dan juga dalam rangka memperkuat koordinasi bersama.

Baca juga:

Bareskrim Tangkap Peneliti BRIN Yang Ancam Bunuh Warga Muhammadiyah

“Tidak ada pembahasan yang dikhususkan, hanya mengingatkan agar dalam pengelolaan jangan sampai kemudian, terjadi kesalahan. Karena dalam paradigma pengelolaan pemerintahan ada yang namanya pencegahan,” kata Aslam.

Meski begitu, Kedatangan Wadir Dittipikor Bareskrim Polri itu memunculkan dugaan adanya kasus korupsi di Sulsel yang penanganannya diambil alih oleh Mabes Polri.

Dugaan itu mengarah ke kasus dugaan korupsi pada kegiatan pembongkaran Stadion Mattoanging. Pasalnya, usai pertemuan yang digelar secara tertutup itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) juga terlihat berada di sekitar Baruga Lounge, tempat pertemuan antara Wadir Dittipiikor Bareskrim Polri dan Pj Sekprov Sulsel digelar.

“Kalau bisa saya analisa, kemungkinan Bareskrim ini melakukan supervisi terhadap Polda Sulsel yang saat ini menangani kasus korupsi pada Stadion Mattoanging. Atau (kemungkinan) diambil alih sama Bareskim ini kasusnya. Karena dia turun langsung, maka kemungkinan dia ambil alih kalau begitu,” kata Wakil Ketua Anti Corruption Committee (ACC) Sulawesi, Anggareksa.