Hadiri Perayaan Natal PGPI, Taufan Pawe Kenang Masa Kecil di Gereja Bukit Zaitun Parepare

INIKATA.co.id – Wali Kota Parepare, Taufan Pawe (TP) menghadiri Perayaan Hari Natal Persekutuan Gereja-Gereja Pantekosta Indonesia (PGPI) Kota Parepare, di Gereja Pentakosta Bukit Zaitun, Jalan Andi Mallarangeng, Kota Parepare.

Dalam sambutannya, TP mengenang masa kecilnya yang sering bermain di gereja tersebut.

Baca juga:

Dewan Sahkan Perda Perubahan Nama Perusda Gowa

“Saya harus hadir kalau disini, saya sudah menginjakkan kaki saya disini sejak tahun 1978. Saya sekolah di SMP Frater Parepare, pendirinya merupakan pendeta disini. Disinilah tempat kami bermain,” kenang Taufan Pawe.

“Tamat SMP Frater saya sekolah di SMA 1 dekat dari Gereja ini, saya kembali sering bermain disini,” tambah TP.

Ketua Golkar Sulsel itu menjelaskan, dirinya sudah tak asing untuk saling menghargai dan toleransi antarumat beragama. Sehingga, tata kelola pemerintahan di Kota Parepare sangat mengedepankan dalam menjaga kerukunan antar umat beragama.

“Saya masuk disini sebagai bukti nyata, bahwa negara harus hadir. Negara tidak boleh mendiskreditkan, karena itu sudah dijamin negara. Apalagi kita umat muslim diajarkan toleransi yang sarat dengan nilai-nilai persatuan dan keharmonisan,” bebernya.

Taufan Pawe melanjutkan, dirinya dan
Pemerintah Kota Parepare mengucapkan selamat natal kepada seluruh umat Kristiani yang merayakan.
Semoga damai menyertai.

“Dalam momentum natal ini saya mengajak seluruh elemen masyarakat termasuk umat Kristianai melalui gereja-gereja untuk terus mendukung pemerintah dalam
melaksanakan pembangunan di
Kota Parepare demi kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Sementara Ketua PGPI Kota Parepare,
Pendeta Yoshua Simamora mengapresiasi kehadiran Wali Kota Parepare Taufan Pawe. Dirinya mengakui, dua periode kepemimpinan TP, kegiatan umat bergama selalu mendapat dukungan dan kemudahan.

“Kita harus bangga menjadi warga Kota Parepare, karena selama pak TP memimpin, kegiatan umat beragama selalu mendapat dukungan langsung dari beliau. Jadi tidak heran kerukunan umat beragama disini selalu sejuk dan damai,” pungkasnya.(**)