Inflasi di Sulsel 2022 Tercatat 5,77 Persen

INIKATA.co.id – Pada Desember 2022, Sulawesi Selatan mengalami inflasi sebesar 0,72 persen (mtm) atau lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang mengalami inflasi sebesar 0,25 persen (mtm).

Kepala Perwakilan BI Sulsel, Causa Iman Karana mengatakan peningkatan bulanan utamanya disebabkan oleh adanya peningkatan aktivitas ekonomi dan permintaan masyarakat pada momen HBKN Natal dan jelang akhir tahun serta adanya gangguan pasokan komoditas. Dengan perkembangan tersebut, keseluruhan tahun 2022 angka inflasi Sulsel tercatat sebesar 5,77 persen (yoy).

Baca juga:

LPM dan Pj RT-RW Kecamatan Ujung Pandang Gelar Halal’Bialal

“Secara keseluruhan tahun, angka inflasi Sulsel tahun 2022 berada di atas sasaran inflasi nasional yang sebesar 3,0±1%, serta lebih tinggi dibandingkan realisasi inflasi tahun 2021 yang sebesar 2,40 persen (yoy),” ujar Iman, Senin (2/1/2023).

Kondisi ini, kata dia, tidak terlepas dari peningkatan harga komoditas dunia akibat dinamika geopolitik global serta adanya kebijakan pengalihan subsidi BBM yang dilakukan oleh pemerintah pada tahun 2022.

“Inflasi tahunan Sulsel terjadi di seluruh kelompok pengeluaran dan terutama bersumber dari kelompok Transportasi, Makanan, Minuman, dan Tembakau, serta Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga yang memiliki andil inflasi tahunan masing-masing sebesar 1,93 persen 1,77 persen dan 0,49 persen,” jelasnya.

Baca juga:

Ihwal Strategi Pengendalian Inflasi, Mendagri Tekankan Dua Hal