Anggota PPK Makassar yang Terpilih Dilantik Awal Januari 2023

INIKATA.co.id – Setelah mengikuti berbagai macam tahapan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar, akhirnya menetapkan 75 orang sebagai Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Ke 75 anggota PPK yang dinyatakan lulus ini akan dilantik pada awal Januari 2023 untuk bertugas pada 15 Kecamatan di Kota Makassar untuk Pemilihan Umum tahun 2024.

Baca juga:

Relabatin Bakal Gelar Rakornas Pekan ini

“Sudah ditetapkan 75 PPK bekerja di 15 Kecamatan pada pemilu 2024. pelantikan dan sumpah di 4 Januari 2023,” kata anggota komisioner KPU Makassar, Endang Sari saat di temui, Minggu (18/12/2022).

KPU Kota Makassar, awalnya menerima pendaftar calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sebanyak 1.420 orang pada hari terakhir pendaftaran, yakni Selasa (29/11/2012) lalu dari 15 kecamatan setempat.

Menurut dia, sesuai ‘time line’ pembentukan PPK yang dikeluarkan KPU RI, pihaknya akan melanjutkan pemeriksaan administrasi, setelah itu diumumkan yang lolos berkas dan dilanjutkan dengan Tes tertulis berbasis komputer.

Berdasarkan data KPU Kota Makassar, dari 15 kecamatan, pendaftar terbanyak berada di Kecamatan Rappocini yaitu 217 orang. Sedangkan yang paling minim ada di Kecamatan Sangkarrang yakni 14 orang.

“Sejak pendaftaran dibuka pendaftaran untuk kebutuhan anggota PPK di 15 kecamatan yakni sebanyak 75 orang. Alhamdulillah sudah kita umumkan sekarang,” jelas akademisi Unhas itu.

Lebih lanjut, Endang mengatakan, penetapan 75 orang PPK di 15 Kecamatan se-Kota Makassar ini berdasarkan berita acara rapat Pleno yang digelar KPU Makassar pada tanggal 16 Desember 2022 malam.

Ia berharap anggota PPK yang terpilih KPU Makassar ini jadi penyelenggara Pemilu yang independen, dan diharapkan agar selalu menjaga integritas serta bekerja profesional.

“Kami berharap PPK terpilih KPU Makassar menjadi penyelenggara pemilu yang independen dan selalu menjaga integritas serta bekerja secara profesional. Yang paling penting mereka harus berdiri teguh di atas garis ideologi penyelenggara pemilu. Menjadi Gatekeeper of democracy,” harap Endang.

Sedangkan ketua KPU Makassar, Farid Wajdi menuturkan, dari 75 anggota PPK yang telah ditetapkan KPU Makassar, dalam rapat Pleno. Mereka berbagai latar belakang profesi dan juga pekerjaan yang beragam. Latar belakang mereka ini beragam.

“Sangat variarif, ada akademisi dosen, tokoh perempuan, tokoh masyarakat, aktivis, mahasiswa, profesional, guru dan tokoh pemuda dan ada juga kepala sekolah,” jelasnya.

Sedangkan, pihaknya menetapkan 75 anggota PPK berdasarkan peringkat pada tahapan rekrutmen. Peserta menempati peringkat 1 sampai 5 jadi calon terpilih.

“Sedangkan peringkat 6 sampai 10 sebagai calon terpilih pengganti antar waktu (PAW) nantinya. Tetapi Yang paling penting mereka harus berdiri teguh di atas garis ideologi penyelenggara Pemilu,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, tugas dan fungsi PPK Pemilu telah diatur dalam PKPU Nomor 8 Tahun 2022 Pasal 7 ayat 1 dan 2. Yang pertama melaksanakan tahapan Pemilu di tingkat kecamatan yang ditetapkan oleh KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota. Kedua, menerima dan menyampaikan daftar Pemilih kepada KPU Kabupaten/Kota

Yang ketiga, melakukan dan mengumumkan rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilu anggota DPR, DPD, Presiden dan Wakil Presiden, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota di kecamatan yang bersangkutan berdasarkan berita acara hasil penghitungan suara di TPS dan dihadiri oleh saksi Peserta Pemilu.

Yang keempat, evaluasi dan membuat laporan setiap tahapan penyelenggaraan Pemilu di wilayah kerjanya. Yang kelima, melaksanakan sosialisasi penyelenggaraan Pemilu dan/atau yang berkaitan dengan tugas dan wewenang PPK kepada masyarakat.

Sementara, yang ke enam, melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh KPU, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dan yang terakhir melaksanakan tugas lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.(rik)