Korban Helikopter Milik Polri, 1 Korban Masih Dalam Pencarian

INIKATA.co.id – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara penyerahan jenazah korban jatuhnya Helikopter P-1103 di Perairan Bangka Belitung. Upacara digelar di Bandara Pondok Cabe, Tangerang Selatan.

“Baru saja kami melaksanakan upacara penyerahan jenazah dan kemudian kita lanjutkan persiapan pengantaran jenazah ke keluarga,” kata Sigit, Rabu (30/11).

Baca juga:

Bantah Kabar Sedang Sakit, Prabowo Joget Gemoy di Malang

Sigit mengatakan, sudah 3 orang yang berhasil ditemukan oleh tim pencari. Terbaru, 1 korban ditemukan atas nama Joko Mulyo pada pagi tadi.

“Sampai saat ini kita telah berhasil menemukan 3 orang anggota kita dalam keadaan sudah meninggal, satu lagi kita masih pencarian termasuk titik di mana pesawat itu hilang,” jelasnya.

Lebih lanjut, mantan Kabareskrim Polri itu mengatakan, upaya pencarian terus dilakukan oleh petugas. Kondisi cuaca yang buruk sempat menghambat proses pencarian.

“Namun demikian tentunya bagi prajurit meninggal di tempat tugas adalah kehormatan tertinggi. Oleh karena itu kami mendoakan untuk almarhum diterima tempat yang terbaik di sisi-Nya. Tentunya seluruh keluarga korban diberikan Kekuatan dan ketabahan,” pungkas Sigit.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya untuk bekerja maksimal dalam melakukan pencarian Helikopter P-1103 yang jatuh di Perairan Bangka Belitung. Peristiwa ini merupakan duka bagi seluruh keluarga besar institusi Polri.

Menurut Sigit, peristiwa tersebut terjadi ketika Helikopter P-1103 melakukan perjalanan dari Pangkalan Bun ke Pondok Cabe. Namun, di tengah penerbangan heli itu diterjang oleh cuaca buruk.

“Karena mendapatkan kondisi cuaca buruk, sehingga satu helikopter lost contact,” kata Sigit kepada wartawan, Selasa (29/11).

Untuk saat ini, Polri telah melakukan langkah-langkah maksimal untuk melakukan proses evakuasi dan pencarian terhadap kru dari helikopter tersebut. Bahkan, pencarian dan evakuasi tersebut, Polri bersinergi dengan TNI Angkatan Laut (AL), Basarnas, dan masyarakat setempat dalam prosesnya. (Jawapos/Inikata)