Longwis di Kecamatan Manggala Pakai Nama Kota di Inggris

INIKATA.co.id – Seluruh kecamatan di Kota Makassar menggenjot pembangunan lorong wisata, tak terkecuali Kecamatan Manggala.

Kecamatan Manggala memiliki target 68 longwis untuk menghidupkan ekonomi warga lorong.

Baca juga:

Ikuti Arahan Presiden, Gubernur Sulsel Dukung dan Kampanyekan Pengunaan Produk Lokal

Camat Manggala, Andi Fadly mengatakan, idealnya satu kelurahan tujuh longwis.

Di Manggala ada beberapa kelurahan juga membina lebih dari itu.

“Tidak ada masalah karena wali kota merencanakan 5 ribu longwis, tahun ini 1.095 longwis ditargetkan,” ucapnya saat hadir di podcast series HUT Ke 415 Makassar #11.

Baca juga:

Jelang Kedatangan Kapolrestabes Makassar di Manggala untuk Deklarasi Pemilu Damai, Camat: Kita Gelar Rakor

Podcast series kali ini mengangkat tema ‘Pelayanan dan Lorong wisata’

Ditayangkan lewat YouTube dan Facebook Tribun Timur, Kamis (27/10/2022) pukul 11.90 WITA.

Kata Fadly, tiap lorong semua sama kedudukannya.

Tetapi ada yang menjadi role model untuk semua lorong.

Misalnya di Kelurahan Borong Kecamatan Manggala fokus pada pembinaan di lorong perak atau somerset.

Somerset adalah salah satu nama kota di Inggris, lorong ini menjadi unggulan Kecamatan Manggala.

“Semua nama longwis memakai nama kota di seluruh dunia, di Manggala kita dapat negara Inggris jadi keren nama kotanya, mudah-mudahan juga bisa mengikuti layaknya daerah-daerah yang ada di Inggris,” sebutnya.

“Unggulan kami lorong somerset, merupakan lorong sentra kerajinan perak, tembaga, dan sebagian emas,” sambungnya.

Mantan Lurah Antang ini memaparkan, hampir semua produk perak yang dipakai kalau ada hajatan bersumber dari usaha perak tersebut.

Usaha ini berlangsung sejak tahun 1960an dan turun temurun.

“Kerajinan perak ini sering disosialisakkan dan sudah ikut beberapa ajang nasional, kita selalu juara,” bebernya.

Produksi perak ini cuma dikerja di teras, sekelas menteri juga pernah ke sana melihat proses pembuatannya secara langsung. (**)