Ridwan, Wakil Rektor II ITB Nobel Raih Gelar Doktor di UMI

INIKATA.co.id – Wakil Rektor II Institut Tegnologi Bisnis (ITB) Nobel Indonesia Makassar, Ridwan SE, M.Si telah meraih gelar Doktor (Dr) di Program Pasca Sarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI).

Gelar Doktor tersebut diraih Ridwan setelah mengikuti perkuliahan program doktor selama dua tahun lebih dan menjalani ujian promosi doktor di kampus pascasarjana UMI jalan Urip Sumoharjo Makassar, Selasa (18/10).

Baca juga:

Diduga Lakukan Pelanggaran Akademik, Guru Besar Unas Mundur Sebagai Dekan

Dalam disertasinya, Ia mengangkat judul ‘Prngaruh Resiliensi, Spritualitas Tempat Kerja, dan Iklim Organisasi Terhadap Kinerja Dosen Melalui Engagement Pada Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi di Kota Makassar’.

Dihadapan ketua dewan penguji dan para penguji, pria asal Pammusureng Kecamatan Bontocani Kabupaten Bone ini memaparkan tujuan penelitian yang ia lakukan. Yang pertama kata dia, untuk menguji dan menganalisis pengaruh resiliensi terhadap engagement pada STIE di Makassar.

“Yang kedua, untuk menguji dan menganalisis pengaruh spritualitas tempat kerja terhadap engagement pada STIE di Makassar. Yang ketiga, untuk menguji dan menganalisis pengaruh iklim organisasi terhadap engagement pada STIE di Makassar,” tuturnya.

Baca juga:

Delapan Guru Besar Tata Negara Uji Desertasi Staf DPRD Sulsel

Pada tujuan penelitian, ia memaparkan hingga sepuluh tujuan penelitian. “Dari penelitian ini diharapkan dapat berguna untuk pengembangan ilmu dan memperkaya kajian di bidang reailiensi seperti pada judul disertasi,” ungkapnya.

Diujung pembahasan, ia mengungkapkan sepuluh kesimpulan hasil disertasinya diantaranya resilienasi dengan optimisme, efikasi diri  ketekunan, inisiatif, dan kreativitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap engagement dosen pada STIE di Makassar.

“Dosen yang memiliki kapasitas untuk memberikan respon secara sehat dan produktif ketika dihadapkan dengan tantangan atau masalah dalam tugas pekerjaan dapat meningkatkan engagement-nya,” pungkasnya.

Spiritualitas tempat kerja dengan indikator pekerjaan yang bermakna perasaan terhubung dengan komunitas dan penyelarasan dengan nilai-nilai institusi berpengaruh positif dan signifikan terhadap engagement dosen pada STIE di Makassar.

“Lingkungan kerja yang kondusif memotivasi dosen untuk mengintegrasikan pekerjaan dan spiritualitas mereka yang akan memberi mereka ketepatan keterhubungan dan keutuhan di tempat kerja sehingga meningkatkan engagement-nya,” ucapnya.

Diakhir ujianpun, Ridwan dinyatakan lusus dengan predikat sangat memuaskan oleh ketua dewan penguji.(**)