Komisi D DPRD Sulsel Rapat Bersama PUTR, ini Yang Dibahas

INIKATA.co.id – Komisi D bidang pembangunan DPRD Sulsel menggelar rapat bersama Dinas PUTR Sulsel dan Perkimtan di Kantor DPRD Sulsel, Rabu 7 September 2022.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi D Andi Rachmatika Dewi didampingi wakil ketua Jhon Rende Mangontan dan Azhar Arsyad bersama sejumlah anggota yakni, Muh Taqwa Muller, Mizar Roem, Muh Syarif.

Baca juga:

Rahman Bando: Momentum Idul Adha sebagai Ajang Introspeksi Diri

Cicu sapaan akrab Rachmatika Dewi mengatakan dari hasil rapat ini, ditemukan masih banyak proyek jalan yang realisasinya sangat rendah sekali, bahkan ada yang dibawah 5 persen.

“Tentu kami sangat sayangkan itu, ini sudah masuk bulan September dan realisasinya sangat rendah sekali, bahkan kita temukan ada yang dibawah 5 persen, ada yang baru 7 persen,” ujar Cicu kepada awak media.

Ketua DPD NasDem Kota Makassar itu pun mengatakan ini akan menjadi bahan evaluasi bagi pihaknya dalam pembahasan anggaran perubahan nantinya.

Baca juga:

Bapemperda DPRD Sulsel Ikut Rakornas di Sulbar

“Kami bentuk tim dan akan melakukan kunjungan ke proyek yang realisasinya ini sangat rendah. Kita ingin memastikan kendala apa yang dihadapi dilapangan sehingga pengerjaannya lamban,” tutur Cicu.

Cicu pun meminta kepada Dinas PUTR Sulsel untuk serius melakukan pengawasan kepada pemenang tender proyek yang realisasinya rendah, sehingga menjadi catatan dalam pengerjaan proyek di tahun berikutnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi D Jhon Rende Mangontan memaparkan bahwa PPK, Dinas PUTR Sulsel bersama mitranya untuk melakukan upaya semaksimal mungkin untuk mengejar target realisasi pengerjaan fisiknya bisa selesai tepat pada bulan Desember tahun ini.

“Saya minta ke dinas terkait atau PUTR untuk menyiapkan strategi khusus mengejar ketertinggalan target realisasi fisiknya. Dari sini kami bisa memiliki gambaran proyek mana yang nantinya bisa kita tambah anggaran dan proyek yang akan kita pangkas,” jelas Jhon yang juga politisi Partai Golkar.

Legislator asal Toraja ini mengatakan hampir seluruh proyek Dinas PUTR Sulsel yang tidak sesuai harapan, sementara waktu yang ada tersisa tiga bulan.

Diketahui, rapat kerja komisi pembangunan ini dalam rangka perubahan APBD Tahun 2022. Dihadiri diantaranya dinas pekerjaaan umum, biro pengadaan barang, dan badan perencanaan pembangunan.(**)