Balitbangda Makassar Lakukan Desiminasi Restrukturisasi BUMD dan Transportasi Massal

INIKATA.co.id – Balitbangda Makassar melakukan diseminasi atas hasil penelitian dan pengkajiannya angkatan II. Pelaksanaan diseminasi berlangsung di Hotel Artama Makassar, Kamis, 14 Juli 2022.

Hal itu, agar hasil penelitian yang dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Makassar tak hanya disimpan sebagai data saja.

Baca juga:

Balitbangda Kota Makassar Ukur IKM Layak Publik

Dalam kegiatan tersebut mendiseminasikan kajian restrukturisasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan model penerapan moda transportasi massal untuk masyarakat.

Materi lainnya, terkait sejarah kampung di Makassar sebagai sarana pengembangan karakter dan kearifan lokal.

Kepala Balitbangda Makassar, Andi Bukti Djufrie mengatakan diseminasi atau sosialisasi hasil penelitian memiliki makna penting dalam mengolaborasi kebijakan dan program yang akan diambil dengan pendekatan riset.

Agar setiap kebijakan dan program itu dibuat berdasarkan data dan fakta serta solusi yang telah dipersiapkan dalam mengatasi masalah.

“Tidak ada sesuatu yang tidak bisa diselesaikan dengan tersedianya data dan fakta yang cukup. Kita tidak bisa lagi menyusun atau merencanakan suatu kebijakan dan program tanpa perhitungan serta kalkulasi yang matang dan komprehensif. Seperti yang selama ini terjadi dan kita saksikan bersama,” ujarnya disela-sela kegiatan.

Oleh karena itu, Andi Bukti menyampaikan pemerintah kota sedang dan secara bertahap membangun suatu sistem yang terintegrasi, terpadu dan terstruktur dengan memanfaatkan teknologi digital.

Komitmen untuk membangun sistem ada pada data yang meliputi banyak hal yang kita sebut Big Data.

Hal ini juga sebagai penunjang menuju Makassar Kota Metaverse atau Makaverse. Meta berarti di luar dan verse adalah alam semesta.

Dari arti kata dalam perspektif teknologi digitalisasi yaitu sesuatu yang nyata kemudian dikonversi dalam dunia maya. Atau dengan kata lain pemanfaatan teknologi digital untuk mendeskripsikan dan menyederhanakan suatu urusan rumit menjadi lebih mudah dan praktis.

“Efektif dan efisien serta mobilitas yang cepat,” katanya.

Untuk itu, Pemerintah Kota Makassar perlu melakukan transformasi struktural, kultural, digital serta sosial untuk mempersiapkan menuju Makassar kota metaverse.

Melalui kegiatan Diseminasi II ini diharapkan menjadi wadah untuk mensinergikan dan membangun kolaborasi untuk mewujudkan berbagai hal yang akan menjadi pilar dalam penerapan Makaverse.

Itu gambaran sederhananya dan Balitbangda bersama dengan beberapa perguruan tinggi maupun dengan peneliti, periset, dalam berbagai tingkatan melakukan kerjasama penyusunan sejumlah rekomendasi untuk menguatkan kebijakan dan program yang bermuara pada pelayanan kepada masyarakat yang lebih cepat, mudah, murah dan tuntas. (**)