Pulau Lakkang dan Barrang Lompo Bakal Jadi Percontohan Longwis

INIKATA.co.id – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Makassar sebagai leading sektor berencana melauncing Lorong Wisata pada 17 Agustus 2022 mendatang. Sedikitnya, ada 21 lorong menjadi percontohan.

Menurut Kepala DKP Kota Makassar, Muh Rheza, ada 21 lorong wisata yang bakal menjadi contoh. Rinciannya, 19 di Kota Makassar, dua di kepulauan yakni Pulau Lakkang dan Barrang Lompo. Masing-masing Longwis memiliki konten yang berbeda sebagai daya tarik.

Baca juga:

Warganya Tertimpa Musibah, Danny Pomanto Batalkan Perayaan Malam Tahun Baru 2023 di Pantai Losari

“Jadi bervariasi, harus ada daya tariknya. Seperti Instgramable untuk foto-foto, kuliner, dan lainnya. Yang jelas sebelum Desember sudah rampung,” ucap Rheza, Kamis (9/6/2022).

Dijelaskannya, DKP Kota Makassar awalnya mendata kurang lebih 1.000 Longwis, semuanya merupakan target. Namun karena terverifikasi akhirnya terus menyusut.

“Kita masih minta tambahan lagi lalu diverifikasi. Jadi yang ada ini yang lebih dahulu kita kerjakan,” ujarnya.

Rheza menyebut paling umum, indikator menjadi Lorong Wisata atau Longwis adalah memiliki sesuatu yang membuat orang tertarik datang ke lokasi itu.

Timnya, kata dia, dalam kegiatan ini mendapat banyak kendala, seperti dengan anggaran yang besar maka sudah harus tender. Termasuk administrasi tender yang cukup menyibukkan. Hal ini menjadi salah satu hambatannya.

Terpisah, Wakil Walikota Makassar, Fatmawati Rusdi mengatakan, pada dasarnya semua camat dan lurah sudah siap dengan lorongnya. Tinggal mau dikoordinasikan lagi dengan dinas-dinas terkait.

“Tetapi semua SKPD masing-masing sudah punya mapping-nya. Pokoknya dalam waktu dekat ini sudah lauching lorong wisata, masyarakat sudah bisa rasakan itu,” kata Fatmawati.

Sejauh ini disebut sudah ada Longwis yang berjalan. Tetapi pihaknya menginginkan agar program Longwis betul-betul meledak di masyarakat dan berjalan panjang.

“Jadi Longwis itu tidak serta merta kuliner. Tetapi ada pendidikannya, ada lorong ramah anaknya, ada lorong UMKM-nya, itu yang kita mau,” jelasnya. (**)